Bentuk Company Profile 

Sebenarnya tidak ada ketentuan pasti bentuk dari company profile. Meski demikian, perusahaan atau para graphic designer melihat-lihat contoh company profile perusahaan yang besar.

Company profile biasanya berbentuk booklet atau disertakan dalam website. Jika Anda memilih untuk membuat dalam bentuk fisik maka Anda harus menyiapkan media cetak yang cukup banyak karena memang bertujuan untuk dibaca oleh banyak orang. 

Anda dapat membuatnya dalam bentuk brosur dan dibagikan pada saat pameran atau event tertentu. Sertakan juga company profile pada website perusahaan Anda agar lebih mudah diakses oleh semua orang.

Tips Membuat Company Profile

1. Buat sesederhana mungkin

Maksud dari sederhana bukan pada pemilihan font, ukuran, dan warna tulisan melainkan pada informasi yang dituliskan di dalamnya. Buat sepadat dan seringkas mungkin dengan desain dan copywriting yang baik 

2. Menentukan target pasar

Sebelum membuat company profile, tentukan target pasar Anda terlebih dahulu supaya apa yang Anda tuliskan relevan dan sesuai dengan target yang Anda tuju. Jika Anda menargetkan masyarakat berusia muda, buatlah sesuai dengan selera anak muda, jika yang disasar adalah orang tua, sesuaikan dengan selera orang tua. 

3. Pilih media atau platform yang tepat. 

Masih berhubungan dengan poin sebelumnya, Anda harus mengetahui platform mana yang digunakan oleh target pasar Anda. Jangan buat company profile di tempat yang tidak diakses oleh target pasar Anda. Anda juga bisa membuat company profile di berbagai platform sekaligus, Anda hanya perlu menyesuaikan/mengontrol jumlahnya. 

4. Tonjolkan Value perusahaan

Mayoritas orang menganggap nilai, visi, dan misi tidak terlalu penting dalam pembuatan company profile. Kenyataannya, banyak orang yang justru tertarik karena nilai yang ditawarkan perusahaan. Banyak konsumen memilih menggunakan produk karena nilai yang ditawarkan. Maka dari itu buatlah visi, misi, dan nilai yang realistis dan positif serta pastikan perusahaan Anda benar-benar menjalankannya.

5. Transparan dan selalu update

Hal yang perlu diingat, semakin transparan maka perusahaan semakin menarik. Tak bisa dipungkiri, seiring berjalannya perusahaan, pasti akan ada banyak hal yang berubah, anda perlu memperbarui informasi mengenai perusahaan Anda secara berkala supaya informasi tetap relevan. 

6. Wadah untuk bercerita

Anda bisa menggunakan company profile sebagai media untuk bercerita. Tentunya dengan nada yang mencerminkan jiwa perusahaan. Empat karakteristik yang bisa Anda pertimbangkan:

Passionate 

Perusahaan Anda bersemangat untuk membuat produk/jasa yang bertujuan mengubah dunia. Oleh karena itu, tunjukkan karakteristik semangat dan percaya diri akan keberhasilan perusahaan menjadi yang terdepan dalam industri

Quirky

Karakteristik ini identik dengan keberanian perusahaan dalam mendobrak kebiasaan pasar yang “normal” dengan menjadi diri sendiri. Biasanya perusahaan menerapkan cara pikir yang berlawanan dengan contoh-contoh yang tidak mainstream. 

Irrelevant 

Hampir mirip dengan quirky,  karakteristik irrelevant memperlihatkan keseriusan perusahaan dalam produk yang mereka tawarkan tetapi bersikap santai dalam aspek lain. Ciri yang sering ditampilkan adalah dengan sering menggunakan ilustrasi gambar dan humor. 

Authentic

Karakteristik ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam usaha untuk membantu dan menyediakan solusi bagi calon klien dalam mengatasi masalah. Ciri khas karakter ini terletak pada kejujuran, tanpa basa basi, jujur, bertanggung jawab, dan berpegang teguh pada nilai yang dijunjung.

7. Sesuaikan perspektif dengan target pasar

Anda harus mengetahui apa yang dibutuhkan dan diinginkan target konsumen Anda, untuk itu menyesuaikan perspektif dengan calon klien merupakan langkah yang penting. 

8. Periksa kembali

Sebelum disebarkan ke pasar, tinjau ulang company profile Anda supaya tidak ada kesalahan yang dibuat. Kesalahan kecil seperti salah ketik akan membuat Anda terlihat tidak profesional.